Prancis, Negara Pertama Yang Membelli Pesawat Tempur Israel
By Islamic Line 18.27 Internasional , News
Menlu Israel: Tidak Ada Alasan Kami Harus Meminta Maaf Kepada Turki
By Islamic Line 18.26 Internasional , News
Demonstran Anti Pemerintah Bentrok dengan Polisi Maroko
By Islamic Line 18.25 Internasional , News
Teroris Kristen Breivik Sengaja Ingin Picu Sentimen Anti Islam di Norwegia
By Islamic Line 18.25 Internasional , News
Serangan Norwegia Menarik Kecaman dari Organisasi Pro-Palestina
By Islamic Line 04.23 Internasional , News
TV Pemerintah: NATO Kembali Serang Tripoli Dini Hari Minggu
By Islamic Line 04.22 Internasional , News
Larangan Cadar di Belgia Hadapi Tantangan di Pengadilan
By Islamic Line 04.21 Internasional , News
Belgia bergabung dengan Prancis sebagai negara Uni Eropa kedua yang menerapkan larangan mengenakan burqa dan niqab/cadar.
Hukum Belgia, yang melarang orang mengenakan apapun yang menyembunyikan wajah mereka di tempat umum, telah disetujui secara bulat oleh parlemen pada bulan April lalu.
Pelanggar akan menghadapi denda sebesar 137,50 euro ($ 197) dan hukuman tujuh hari di balik jeruji besi.
Dua wanita Muslim yang mengenakan cadar Jumat lalu memutuskan untuk menantang larangan di pengadilan konstitusional negara itu, media Belgia melaporkan.
"Kami menganggap hukum sebagai intrusi yang tidak proporsional dalam hak-hak dasar seperti kebebasan beragama dan berekspresi," kata Ines Wouters, pengacara perempuan, seperti dikutip di surat kabar La Libre.
"Langkah ini diskriminatif," kata Wouters.
Prancis - rumah bagi penduduk Muslim terbesar di Eropa - menjadi negara Uni Eropa pertama yang melarang burqa pada 11 April.
Di Prancis, seorang wanita yang berulang kali bersikeras bercadar di masyarakat dapat didenda € 150 dan diperintahkan untuk menghadiri ulang kelas pendidikan kewarganegaraan.
Komisaris Dewan HAM Eropa, Thomas Hammarberg, mengkritik larangan burqa dan niqab minggu ini, mengatakan tindakan tersebut mengancam kebebasan perempuan.
"Bahkan, pelarangan ini mungkin berlawanan dengan standar hak asasi manusia Eropa, khususnya hak untuk menghormati kehidupan pribadi seseorang dan identitas pribadi," katanya.
"Cara berpakaian sejumlah kecil wanita telah digambarkan sebagai masalah utama yang memerlukan diskusi mendesak dan undang-undang itu merupakan kapitulasi prasangka dari xenofobia."
Tersangka Serangan Bom Norwegia Ternyata "Teroris Kristen" dan Anti Islam
By Islamic Line 04.20 Internasional , News
Intervensi Asing dalam Pilpres Rusak Demokrasi
By Islamic Line 00.41 Nasional , News
Paras Elok di Balik Cadar
By Islamic Line 00.40 Dunia Perempuan , Kajian , News
Milad Ke-36, MUI Terbitkan Fatwa Penambang Ramah Lingkungan
By Islamic Line 00.36 Fatwa , Nasional , News
Seminar Internasional “Khilafah ‘Ala Minhajin Nubuwwah Sebagai Solusi Krisis Dunia Islam & Pembebasan Al-Aqsa”
By Islamic Line 00.30 Internasional , News
AS Kemungkinan Akan Kirim Lebih Banyak "Predator" ke Libya
By Islamic Line 00.28 Internasional , News
Bencana Lagi di AS, Serbuan Gelombang Panas Tewaskan 22 Orang
By Islamic Line 00.27 Internasional , News
Laporan: Al-Qaidah Gunakan Film Kartun untuk Merekrut Anak-Anak
By Islamic Line 22.09 Internasional , News
Bincang-Bincang: Konspirasi AS, Israel dan Arab Saudi Melawan Iran
By Islamic Line 22.06 Internasional , News
Gempa Ungkap Kegiatan Mata-mata Israel di Selandia Baru
By Islamic Line 22.02 Internasional , News
PM Irlandia Sebut Gereja Tutupi Kasus Pencabulan
By Islamic Line 22.00 Internasional , News
Potensi Zakat Indonesia Tahun 2011 Mencapai Rp. 217 Triliun
By Islamic Line 21.59 Nasional , News
Jumlah Santri di Indonesia Terus Bertambah
By Islamic Line 21.57 Nasional , News




















